Kemenkes Anjurkan Mengonsumsi Obat Herbal Terstandar Untuk Usaha Menjaga Kesehatan

Untuk usaha pelihara kesehatan serta penjagaan COVID-19, Kementerian Kesehatan merekomendasikan warga untuk manfaatkan obat tradisionil berbentuk jamu, obat herbal terstandar, serta fitofarmaka.

Pendapat ini dikirimkan dalam surat edaran Kementerian Kesehatan lewat Direktorat Jenderal Service Kesehatan. Dikasih ke gubernur, bupati atau wali kota di semua Indonesia.

Dr. Bambang Wibowo Direktur Jenderal Service Kesehatan menjelaskan Kementerian Kesehatan sudah memutuskan formularium ramuan obat tradisionil Indonesia (FROTI) lewat Ketetapan Menteri Kesehatan nomor HK.01.07/Menkes/187/2017. Pengaturannya dilaksanakan berdasar masalah kesehatan yang biasanya diketemukan di warga.

“Surat edaran ini ditujukan untuk menegaskan pemakaian ramuan obat tradisionil untuk perawatan kesehatan, penjagaan penyakit, serta perawatan kesehatan termasuk juga pada saat Epidemi Covid-19,” tuturnya di Jakarta, Kamis (21/5/2020) diambil dari Sehat Negeriku.

Tipe Herbal serta Manfaatnya
Pendayagunaan obat tradisionil jangan asal-asalan. Ada banyak hal yang penting diingat seperti, mempunyai izin edar dari BPOM serta info yang tertera dalam paket harus jadi perhatian.

Info di paket obat meliputi ketentuan gunakan grosir herbal semarang , tanggal kadaluarsa, peringatan/kontra tanda-tanda, manfaat, situasi paket harus pada kondisi baik, serta bentuk fisik produk pada kondisi baik.

Obat tradisionil jangan dipakai pada kondisi kegawatdaruratan serta situasi yang prospek mencelakakan jiwa.

Contoh-contoh tanaman obat mencakup jahe merah, jahe, temulawak, kunyit, kencur, lengkuas, bawang putih, kayu manis, sereh, daun kelor, daun katuk, jambu biji, lemon, jeruk nipis, serta jintan hitam.

Obat tradisionil mempunyai manfaat salah satunya untuk ketahanan badan, darah tinggi, diabetes, kurangi keluh kesah batuk, flu, sakit tenggorokan, serta tingkatkan produksi ASI.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *